Jumat, 26 Februari 2010

Kata Pengantar

Dzikir, Fikir dan Amal Sholeh

Perjalanan panjang nan heroik di dalam perjuangan mendirikan Madrasah ini membuka mata kita semua bahwa keinginan keras yang disertai usaha pantang menyerah telah menghantarkan kita semua dari sebuah imajiner utopis menjadi sebuah realita. Bibit-bibit perjuangan itu harus selalu kita tanam dan kita kembangbiakkan sehingga tidak hanya menjadi sebuah dongeng pengantar tidur dan menjadi romantisme sejarah bagi generasi bangsa Indonesia.

Diusianya yang ke 10 tahun Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Mustarsyidin terus akan berbenah guna mewujudkan komitmen bersama untuk terus membantu menghantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang jaya dan sejahtera serta selalu menempatkan dunia pendidikan sebagai salah satu pondasi utama untuk membangun dan mengembangkan indonesia sesuai dengan keinginan para pendirinya.

Madrasah Raudlatul Mustarsyidin suatu saat nanti akan mengambil posisi strategis yang mampu mengkomunikasikan islam berhaluan ahlussunnah Waljama’ah sebagai islam inklusif yang menempatkan perbedaan keyakinan sebagai sunnah Tullah yang harus di hormati dan tidak menghalangi kerja sama- kerja sama didalam melakukan kerja-kerja sosial dengan agama-agama lain yang ada di Indonesia sekaligus menegaskan kembali kepada dunia dan sejarah bahwa islam adalah rahmatan lil alamiin. Hal ini adalah pekerjaan yang tidak mudah akan tetapi butuh persiapan matang terutama di dalam SDM mengingat nama besar islam sudah terinjak-injak oleh perbuatan biadab teroris yang mengatasnamakan perjuangan islam

Madrasah Raudlatul Mustarsyidin pertama kali hanya memiliki 4 ( empat) tenaga pengajar yaitu Abd. Rakib, S.Ag. MA. Mathalil, SE, AK. Samsul Arifin, ST dan Zainul hasan, SE. Keempat orang tersebut mengajar selama beberapa tahun dengan tanpa digaji tapi hanya murni untuk mengabdi.

Mewakilli seluruh dewan guru, kami mengucapkan terima kasih kepada :

  1. empat orang yang pertama mengajar dan menanam embrio pengabdian di madrasah Ibtidaiyah raudlatul Mustarsyidin.

  2. Dewan Pendiri Yayasan Raudlatul Mustarsyidin

  3. Pembina Yayasan Raudlatul Mustarsyidin

  4. Pengurus Yayasan raudlatul Mustarsyidin

  5. Kasi Pendidikan Depag Kab. Badung yang selalu memotivasi kami dengan ekspresi kemarahannya.

  6. Diknas Kuta dan Kab. Badung

  7. Pengurus Komite

  8. Semua Wali Murid yang telah member kepercayaan kepada kami untuk mendidik putra-putrinya

  9. Siswa siswi Raudlatul Mustarsyidin dan

  10. Semua Dewan Guru Madrasah Ibtidaiyah raudlatul Mustarsyidin, jangan pernah bosan untuk membantu

Kuta, 20 September 2009

Kepala Madrasah Ibtidaiayah Raudlatul Mustarsyidin

ISPANDI, SH.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar